MANOKWARI, PinFunPapua.com – Rumah Sakit Umum Provinsi (RSUP) Papua Barat terus berbenah dalam meningkatkan mutu pelayanan kesehatan bagi masyarakat. Salah satu langkah strategis yang segera direalisasikan adalah pengadaan dan pengoperasian fasilitas Catheterization Laboratory (Cathlab) atau ruang kateterisasi jantung yang bertujuan menangani penyakit kardiovaskular seperti jantung, stroke, dan kanker.
Direktur RSUP Papua Barat, dr. Arnoldus Tiniap, saat ditemui belum lama ini menyampaikan bahwa pihak rumah sakit telah melakukan pertemuan secara daring (Zoom Meeting) bersama Kementerian Kesehatan dan Dinas Kesehatan Provinsi Papua Barat, membahas kesiapan pengadaan alat Cathlab. Meski dirinya tidak dapat mengikuti langsung pertemuan tersebut, ia memastikan bahwa ruang khusus untuk Cathlab sudah disiapkan sejak November 2024.
“Ruangannya sudah kami siapkan sejak enam bulan lalu dan telah memenuhi standar yang dibutuhkan. Sekarang kami hanya menunggu kabar baik dari kementerian agar alatnya bisa segera dipasang dan dioperasikan,” kata dr. Arnoldus.
Lebih lanjut ia menjelaskan bahwa Cathlab merupakan fasilitas penting dalam dunia medis modern. Fasilitas ini memungkinkan dokter untuk memonitor dan menangani berbagai masalah pembuluh darah jantung secara langsung, termasuk pemasangan klep dan ring pada arteri yang tersumbat.
“Layanan ini nantinya akan menjadi rujukan utama bagi pasien dengan penyakit jantung, stroke, dan kanker. Kami tinggal menunggu alatnya datang, lalu dokter akan dilatih selama enam bulan, termasuk pelatihan khusus bagi perawat yang akan mendampingi prosedur,” tambahnya.
Pihak RSUP Papua Barat berharap bahwa fasilitas Cathlab dapat mulai beroperasi pada akhir tahun 2025 atau paling lambat awal tahun 2026. Dengan adanya layanan ini, masyarakat Papua Barat tak perlu lagi dirujuk keluar daerah untuk mendapatkan tindakan kardiologi yang kompleks.
“Ini adalah bagian dari komitmen kami untuk menghadirkan layanan kesehatan yang berkualitas dan setara dengan rumah sakit rujukan di wilayah lainnya,” tutup dr. Arnoldus. (red)
