FAKFAK,PinFunPapua.com – Komandan Korem 182/Jazira Onim memimpin langsung upacara Serah Terima Jabatan (Sertijab) Komandan Kodim 1808/Manokwari Selatan yang berlangsung khidmat di Aula GSG Makorem 182/JO, Kampung Kiat, Distrik Fakfak Barat, Kabupaten Fakfak, Papua Barat, Selasa (24/2/2026).
Dalam upacara tersebut, jabatan Dandim 1808/Manokwari Selatan resmi diserahterimakan dari Letkol Inf Irwansyah, S.Sos., M.Si kepada Letkol Czi Sunandar Parius Sudarmono, S.E. Prosesi diawali dengan laporan resmi, penandatanganan berita acara sertijab dan pakta integritas, serta penciuman Dhuaja Korem 182/JO sebagai simbol kehormatan dan tanggung jawab.
Danrem 182/JO, Kolonel Inf Irwan Budiana, S.E., M.M., M.Han dalam amanatnya menegaskan bahwa pergantian jabatan merupakan bagian dari dinamika organisasi dan pembinaan karier prajurit TNI AD. Menurutnya, jabatan Dandim memiliki peran strategis sebagai ujung tombak TNI AD di wilayah yang bersentuhan langsung dengan masyarakat dan pemerintah daerah.
Kepada pejabat lama, Danrem menyampaikan apresiasi atas dedikasi dan loyalitas selama memimpin Kodim 1808/Manokwari Selatan, termasuk dalam membangun sinergitas dan menjaga stabilitas wilayah.
Sementara kepada pejabat baru, Danrem berpesan agar segera menyesuaikan diri dengan karakteristik wilayah Manokwari Selatan, memperkuat komunikasi sosial, serta menjaga soliditas internal satuan. Kepemimpinan yang adaptif, humanis, dan profesional diharapkan mampu meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap TNI.
Kegiatan diakhiri dengan pemberian ucapan selamat kepada pejabat lama dan baru serta foto bersama sebagai bentuk kebersamaan keluarga besar Korem 182/Jazira Onim.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Dandim 1803/Fakfak, para Kasi dan Perwira jajaran Korem 182/JO, Dansubdenpom XVIII/1-2 Fakfak, Ketua dan Wakil Persit KCK Koorcabrem 182 PD XVIII/Kasuari, prajurit Korem 182/JO serta pengurus Persit KCK Koorcabrem 182/JO.
Dengan sertijab ini, diharapkan Kodim 1808/Manokwari Selatan semakin solid, profesional, dan terus hadir sebagai solusi bagi masyarakat di wilayah binaannya. (Risman Bauw)
