MANOKWARI, PinFunPapua.com – Warga terdampak banjir di kawasan Wosi, Kabupaten Manokwari, masih membutuhkan bantuan mendesak, terutama air bersih dan kebutuhan dasar lainnya.
Wati Kelendia Lutur, warga Kompleks Tanimbar, mengungkapkan bahwa kondisi saat ini cukup memprihatinkan karena sebagian besar sumber air warga sudah tidak dapat digunakan.
“Yang paling dibutuhkan sekarang itu air bersih, karena hampir semua sumur sudah tercemar minyak tanah akibat banjir,” ujarnya.
Selain air bersih, warga juga membutuhkan bantuan bahan makanan seperti mie instan dan beras. Hal ini karena sebagian besar masyarakat terdampak, khususnya yang tinggal di wilayah rendah.
“Semua yang di bawah kena banjir, termasuk kos-kosan. Jadi warga sangat butuh bantuan makanan,” jelasnya.
Wati juga menyampaikan bahwa banyak warga kehilangan perlengkapan rumah tangga akibat terendam banjir, termasuk pakaian dan tempat tidur.
“Pakaian, kasur, hampir semua basah. Kami juga butuh selimut dan kebutuhan untuk anak-anak serta balita,” katanya.
Ia menuturkan, ketinggian air saat banjir mencapai dada hingga leher orang dewasa, bahkan di beberapa titik lebih rendah air menutup seluruh badan.
“Kalau di bawah itu sampai tutup kepala. Memang sangat parah,” ungkapnya.
Saat ini, warga terdampak mengungsi di Kantor Kelurahan Wosi dan Gereja Efata Wosi. Namun, sebagian warga mulai kembali ke rumah setelah air surut untuk membersihkan sisa lumpur dan kotoran.
Tak hanya itu, kondisi kesehatan warga juga mulai terganggu akibat terpapar air banjir yang tercampur minyak tanah.
“Banyak yang sudah mulai gatal-gatal, jadi kami juga sangat butuh bantuan obat-obatan,” tambahnya.
Warga berharap pemerintah dapat segera menyalurkan bantuan serta mencari solusi jangka panjang agar banjir tidak terus berulang di wilayah tersebut. (JN)
