FAKFAK,PinFunPapua.com – Komandan Kodim (Dandim) 1803/Fakfak, Letkol Inf. Wahlin Rahman, S.Pd., menyampaikan ucapan selamat memperingati 57 tahun pelaksanaan Penentuan Pendapat Rakyat (Pepera) di Kabupaten Fakfak yang diperingati pada Kamis, 23 Juli 2026.
Dalam pesannya, Dandim mengajak seluruh masyarakat Fakfak, mulai dari Karas Pulau Tiga hingga Wamosan Tana Rata, menjadikan peringatan Pepera sebagai momentum untuk memperkokoh persatuan, menjaga kedamaian, serta mempererat kebersamaan dalam mendukung pembangunan daerah.
“Selamat memperingati 57 Tahun Pelaksanaan Penentuan Pendapat Rakyat (Pepera) di Kabupaten Fakfak, 23 Juli 1969–23 Juli 2026, kepada seluruh masyarakat dari Karas Pulau Tiga sampai Wamosan Tana Rata,” ujar Letkol Inf. Wahlin Rahman.
Menurut Dandim, peringatan Pepera merupakan bagian dari perjalanan sejarah yang memiliki arti penting bagi masyarakat Papua, khususnya Kabupaten Fakfak. Oleh karena itu, momentum tersebut diharapkan dapat menjadi pengingat akan pentingnya menjaga persaudaraan, memperkuat persatuan, dan memelihara stabilitas keamanan sebagai fondasi pembangunan.
Ia menegaskan bahwa suasana yang aman, damai, dan penuh rasa saling menghormati merupakan modal utama dalam mewujudkan kemajuan daerah. Karena itu, seluruh elemen masyarakat diharapkan terus menjaga nilai-nilai kebersamaan dan menghindari perpecahan.
“Pepera adalah tonggak sejarah perjuangan hak menentukan nasib sendiri. Mari kita jaga semangat persatuan, kedamaian, serta terus bersama-sama membangun Fakfak yang maju, aman, dan sejahtera,” tegasnya.
Dandim juga berharap semangat kebersamaan yang telah terbangun di Kabupaten Fakfak terus dipelihara sebagai kekuatan dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan. Dengan persatuan yang kokoh, seluruh komponen masyarakat diyakini mampu menjaga keharmonisan serta menciptakan daerah yang semakin maju, aman, dan sejahtera.
“Sejarah adalah pelajaran, persatuan adalah kekuatan. Ketika masyarakat bersatu menjaga kedamaian, maka masa depan yang lebih baik akan tumbuh untuk generasi yang akan datang.”
(Jurnalis : Risman Bauw).
