MANOKWARI, PinFunPapua.com — Komando Distrik Militer (Kodim) 1801/Manokwari bergerak membantu menangani kebakaran yang terjadi di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Manokwari, Papua Barat. Kebakaran yang telah berlangsung selama beberapa minggu tersebut masih menyisakan sejumlah titik api dan kepulan asap yang berdampak terhadap aktivitas serta kenyamanan masyarakat di sekitar kawasan TPA.
Kondisi tersebut menjadi perhatian karena asap yang terus muncul dari kawasan TPA dikeluhkan masyarakat dan disebut menyebabkan gangguan pernapasan bagi sebagian warga. Untuk mempercepat proses penanganan, Kodim 1801/Manokwari mengerahkan mobil pemadam kebakaran bantuan dari Kementerian Pertahanan guna membantu memadamkan titik-titik yang masih mengeluarkan api dan asap, Jumat (21/8/2026).
Upaya pemadaman dilakukan melalui kolaborasi antara Kodim 1801/Manokwari dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Manokwari. Personel gabungan diterjunkan untuk melakukan penyemprotan air secara langsung ke sejumlah titik yang masih terbakar.
Langkah tersebut dilakukan untuk mencegah api kembali meluas sekaligus mengurangi kepulan asap yang menyelimuti kawasan sekitar TPA.
Petugas juga melakukan pemantauan terhadap lokasi-lokasi yang dinilai masih memiliki potensi munculnya api, mengingat kebakaran di area pembuangan sampah dapat terus menjalar melalui bagian bawah tumpukan sampah meskipun api di permukaan telah berhasil dipadamkan.
Kehadiran Kodim 1801/Manokwari dalam penanganan kebakaran tersebut merupakan bentuk kepedulian TNI terhadap kondisi masyarakat. Selain membantu proses pemadaman, personel TNI bersama petugas pemadam kebakaran terus berupaya memastikan titik-titik api dapat dikendalikan sehingga dampak kebakaran terhadap lingkungan dan masyarakat dapat diminimalkan.
Dukungan kendaraan pemadam kebakaran dari Kementerian Pertahanan juga menjadi bagian penting dalam upaya mempercepat penanganan kebakaran. Dengan dukungan tersebut, proses penyemprotan air dapat dilakukan secara lebih optimal pada lokasi-lokasi yang masih mengeluarkan api maupun asap.
Kodim 1801/Manokwari menegaskan komitmennya untuk terus bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Manokwari serta instansi terkait dalam menangani berbagai persoalan yang berdampak langsung terhadap masyarakat.
Sinergi antarlembaga dinilai penting karena penanganan kebakaran TPA tidak hanya berkaitan dengan pemadaman api, tetapi juga membutuhkan pemantauan berkelanjutan untuk memastikan tidak terjadi kembali titik api yang dapat menghasilkan asap dalam jumlah besar.
Kebakaran TPA yang berlangsung selama beberapa minggu menjadi perhatian karena dampaknya tidak hanya dirasakan di dalam kawasan TPA, tetapi juga oleh masyarakat yang berada di lingkungan sekitarnya. Kepulan asap dapat mengganggu kenyamanan dan aktivitas warga, sehingga penanganan secara cepat dan menyeluruh diperlukan.
Melalui kerja sama antara TNI, pemadam kebakaran, pemerintah daerah, dan instansi terkait, kebakaran di TPA Manokwari diharapkan dapat segera ditangani hingga seluruh titik api benar-benar padam. Dengan demikian, paparan asap di sekitar kawasan TPA dapat diminimalkan dan masyarakat dapat kembali menjalankan aktivitas dengan aman dan nyaman.
Kodim 1801/Manokwari menyampaikan bahwa kehadiran TNI dalam penanganan kebakaran tersebut merupakan bagian dari upaya membantu masyarakat menghadapi berbagai kesulitan dan menjaga keselamatan serta kenyamanan warga.
“TNI hadir dan bergerak bersama masyarakat guna membantu mengatasi kesulitan serta menjaga keselamatan dan kenyamanan warga.” (Rls)
