SEMARANG, PinFunPapua.com — Kepolisian Negara Republik Indonesia melalui Divisi Humas secara resmi membuka Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Humas Polri Tahun Anggaran 2025 di Gedung Serbaguna Akademi Kepolisian (Akpol) Semarang, Jawa Tengah, Selasa (6/5/2025). Kegiatan ini menjadi bagian dari penguatan strategi komunikasi publik Polri dalam mendukung visi besar Indonesia Emas 2045.
Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Pol. Dr. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum., dalam sambutannya menegaskan bahwa Rakernis Humas kali ini menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi komunikasi publik. Ia menyebut, penguatan komunikasi tersebut selaras dengan program Asta Cita Presiden Republik Indonesia menuju Indonesia Emas Tahun 2045.
“Melalui Rakernis ini, kami ingin menegaskan kembali bahwa tugas Humas Polri bukan sekadar memotret saat kejadian berlangsung, tetapi juga sebelum, saat pelaksanaan, dan sesudahnya. Publik harus mendapatkan gambaran utuh atas kinerja Polri,” ujar Irjen Pol. Sandi Nugroho.

Ia juga menjelaskan bahwa pelaksanaan Rakernis merupakan tindak lanjut dari arahan Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si., yang sebelumnya membuka Rakernis gabungan empat divisi (Divhumas, Divkum, Divhubinter, dan Div TIK) di Mabes Polri, Jakarta, pada 30 April 2025. Dalam arahannya, Kapolri menekankan pentingnya integrasi fungsi pendukung Polri, termasuk penguatan komunikasi publik, pengawasan, pelayanan hukum, dan transformasi digital.
Pada kesempatan tersebut, Kadivhumas turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran Humas Polri di wilayah yang telah berkontribusi dalam Operasi Ketupat 2025. Ia menyebut keberhasilan pengamanan arus mudik dan balik Lebaran mendapat apresiasi langsung dari Presiden RI, Prabowo Subianto, karena berhasil menurunkan angka kecelakaan secara signifikan.
“Bapak Presiden memberikan apresiasi secara langsung kepada TNI, Polri, dan seluruh pemangku kepentingan. Angka kecelakaan turun hingga 30%, dan fatalitas kecelakaan menurun sebesar 88% dibandingkan tahun sebelumnya. Ini hasil kerja keras kita bersama,” ungkapnya.
Hasil survei dari Lembaga Survei Kedai Kopi yang dirilis pada 14 April 2025 turut menguatkan capaian tersebut. Sebanyak 91,2% pemudik menyatakan puas terhadap pengamanan mudik, sementara 93,3% menyatakan puas atas penyampaian informasi dan imbauan yang disampaikan melalui berbagai media, khususnya media sosial.

Lebih lanjut, Irjen Pol. Sandi Nugroho menekankan bahwa Humas Polri harus menjadi garda terdepan dalam membangun kepercayaan publik dan menyampaikan informasi secara transparan.
“Komunikasi publik yang tepat dan transparan akan membentuk kepercayaan. Humas Polri harus menjadi contoh dalam menyampaikan informasi yang cepat, akurat, humanis, dan membangun optimisme masyarakat terhadap institusi Polri,” tegasnya.
Rakernis Humas Polri 2025 mengusung tema “Melalui Optimalisasi Manajemen Media, Divhumas Polri Siap Mendukung Kebijakan Kapolri dalam rangka Mewujudkan Program Asta Cita Presiden RI Menuju Indonesia Emas 2045”. Kegiatan ini akan berlangsung selama beberapa hari ke depan dengan sejumlah agenda strategis kehumasan.
Pembukaan Rakernis ditandai dengan pemotongan pita oleh Asisten Kapolri Bidang Sumber Daya Manusia (ASSDM) Irjen Pol. Anwar, S.I.K., M.Si., bersama Kadivhumas Polri, serta disaksikan oleh Gubernur Akpol Irjen Pol. Midi Siswoko, S.I.K., dan Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol. Dr. Ribut Hari Wibowo, S.H., S.I.K., M.H.
Usai pembukaan, para pejabat meninjau berbagai booth informasi dari Bagian Renmin, Biro PID, Biro Multimedia, dan Biro Penmas Divhumas Polri. Setiap booth menampilkan tugas pokok dan fungsi, capaian, serta inovasi yang telah dilakukan dalam mendukung kerja-kerja kehumasan Polri.

Rakernis juga dimeriahkan oleh prosesi Kadga Pora dari Taruna Akpol tingkat II sebagai bentuk penghormatan dan semangat integritas kepada para pejabat yang hadir.
Sebagai bentuk penghargaan atas dukungan terhadap penguatan komunikasi publik, Divhumas Polri memberikan gelar Warga Kehormatan Humas Polri kepada tiga pejabat tinggi, yakni Irjen Pol. Anwar, Irjen Pol. Midi Siswoko, dan Irjen Pol. Dr. Ribut Hari Wibowo. (red/rls)
