MANOKWARI, PinFunPapua.com — Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Papua Barat berencana memperkuat koordinasi lintas lembaga dengan aparat keamanan guna menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah Provinsi Papua Barat.
Rencana tersebut disampaikan Ketua DPR Papua Barat, Orgenes Wonggor, kepada awak media pada Senin (23/3/2026) di Manokwari. Ia mengungkapkan bahwa DPR Papua Barat akan menggelar pertemuan bersama Polda Papua Barat dan Kodam XVIII/Kasuari dalam waktu dekat.
Menurut Wonggor, pertemuan tersebut akan membahas sejumlah isu krusial yang berkembang di masyarakat, termasuk aktivitas tambang emas di beberapa wilayah Papua Barat serta berbagai persoalan lain yang berkaitan dengan kondisi kamtibmas.
Ia menjelaskan bahwa agenda yang akan dibahas tidak hanya bersifat internal kelembagaan DPR, tetapi juga menitikberatkan pada penguatan koordinasi lintas sektor bersama aparat keamanan. Hal ini dinilai penting untuk memastikan penanganan berbagai persoalan di daerah dapat dilakukan secara terpadu dan efektif.
“Setelah libur Lebaran, kami akan fokus pada agenda internal DPR, kemudian dilanjutkan dengan komunikasi bersama mitra kerja, khususnya Polda dan Kodam,” ujar Wonggor.
Lebih lanjut, politisi dari Partai Golkar tersebut menilai bahwa komunikasi lintas lembaga menjadi sangat penting mengingat dinamika sosial dan keamanan di Papua Barat yang terus berkembang dan memerlukan respons yang cepat serta terkoordinasi.
Wonggor menegaskan, DPR sebagai representasi masyarakat memiliki peran strategis dalam menjembatani aspirasi publik dengan pemerintah maupun aparat keamanan, terutama dalam merumuskan kebijakan yang tepat dan responsif terhadap kondisi di lapangan.
“Kami ingin memastikan setiap persoalan di masyarakat dapat dibahas bersama, sehingga solusi yang diambil benar-benar mempertimbangkan kondisi riil di lapangan,” jelasnya.
Ia juga menambahkan bahwa koordinasi ini merupakan bagian dari upaya menjaga stabilitas daerah pasca perayaan hari besar keagamaan, sekaligus memperkuat sinergi antarinstansi dalam menghadapi berbagai tantangan ke depan.
Dengan adanya pertemuan tersebut, diharapkan tercipta kesamaan persepsi dan langkah strategis antara DPR, aparat keamanan, serta pemangku kepentingan lainnya dalam menjaga keamanan dan ketertiban di Papua Barat secara berkelanjutan. (red)
