MANOKWARI,PinFunPapua.com – Komitmen menjaga keamanan dan kelancaran pelaksanaan Pesta Paduan Suara Gerejawi (Pesparawi) Nasional XIV Tahun 2026 terus dimatangkan oleh Polda Papua Barat. Sebagai langkah awal kesiapan, Polda Papua Barat menggelar Latihan Pra Operasi (Latpraops) Pesparawi Mansinam-2026, Jumat (12/6/2026).
Kegiatan tersebut dipimpin oleh Karoops Polda Papua Barat, Kombes Pol. Erwin Irawan, S.I.K., serta dihadiri para pejabat utama dan personel yang akan terlibat dalam operasi pengamanan. Latpraops menjadi momentum penting untuk menyatukan persepsi, memperkuat koordinasi, serta meningkatkan kesiapan personel dalam menghadapi pelaksanaan agenda keagamaan berskala nasional yang akan menghadirkan peserta dan tamu dari berbagai penjuru Indonesia.
Sebanyak 811 personel disiapkan dalam Operasi Pesparawi Mansinam-2026. Personel tersebut tergabung dalam berbagai satuan tugas, mulai dari Satgas Preemtif, Preventif, Kamseltibcarlantas, Humas, Banops, Dokkes, hingga satuan tugas pendukung lainnya yang akan bekerja secara terpadu demi menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang aman serta kondusif.
Dalam arahannya, Karoops Polda Papua Barat menegaskan bahwa keberhasilan pengamanan tidak hanya bergantung pada jumlah personel, tetapi juga pada kedisiplinan, kesiapsiagaan, dan sinergi seluruh unsur yang terlibat.
“Keamanan yang baik bukan hanya hadir dari kekuatan, tetapi dari kesiapan, kerja sama, dan pelayanan yang tulus kepada masyarakat,” menjadi semangat yang harus dipegang setiap personel dalam menjalankan tugas pengamanan.

Ia menekankan pentingnya koordinasi antar-satgas, deteksi dini terhadap berbagai potensi gangguan keamanan, serta kemampuan personel untuk bertindak cepat, tepat, dan sesuai prosedur dengan tetap mengedepankan pendekatan yang humanis.
Sementara itu, Plt. Kabid Humas Polda Papua Barat, Kombes Pol. Gadug Kurniawan, S.I.K., M.H., menyoroti pentingnya peran kehumasan dalam mendukung keberhasilan operasi. Menurutnya, setiap personel harus mampu menjadi penyampai informasi yang positif kepada masyarakat melalui informasi yang akurat, edukatif, dan menyejukkan.
Ia juga mengingatkan seluruh personel untuk bijak dalam menggunakan media sosial, menjaga etika berkomunikasi, serta tidak menyebarkan informasi yang belum dapat dipastikan kebenarannya.
“Di era keterbukaan informasi saat ini, satu informasi yang benar mampu menciptakan ketenangan, sedangkan informasi yang tidak terverifikasi dapat menimbulkan keresahan di tengah masyarakat,” ujarnya.
Melalui pelaksanaan Latpraops ini, Polda Papua Barat berharap seluruh personel memiliki kesiapan maksimal sehingga pelaksanaan Pesparawi Nasional XIV Tahun 2026 di Tanah Papua dapat berlangsung aman, tertib, lancar, dan sukses.
Sebab keberhasilan sebuah perhelatan besar tidak hanya diukur dari kemeriahan acara, tetapi juga dari terciptanya rasa aman, nyaman, dan kedamaian bagi setiap orang yang hadir. (Red).
